Pentingnya Mendengarkan Dan Menghargai Pendapat Anak

Orangtua perlu mengetahui bagaimana tumbuh kembang normal seorang anak terutama yang sesuai dengan usia anak mereka. Cara paling mudah adalah membandingkan tumbuh kembang anak dengan anak-anak lain yang mempunyai kelompok usia yang sama. Konsep gangguan spektrum autisme pertama kali diperkenalkan oleh psikiater anak Leo Kanner dari Universitas Johns Hopkins. Istilah yang digunakan adalah infantile autism dalam artikel yang ditulis pada 1943 untuk mendeskripsikan kesamaan pola perilaku pada sebelas anak yang dijumpai di kliniknya.

Jika sudah mereda, kembalilah ke hadapan anak-anak, dan kembali coba bicara dengan mereka. Dengan instruksi yang singkat, anak akan mudah memahaminya dan menurutinya. Memberikan instruksi yang terlalu panjang akan membuat anak bingung dan enggan menuruti. Sebaliknya, instruksi yang singkat akan membuat mereka mudah memahaminya.

Pada saat-saat seperti ini, peran orang tua dinilai sangat penting agar para remaja tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang dapat merugikan orang lain. Nah, itu dia beberapa tips mendidik anak yang benar, serta mengetahui mana didikan yang salah. Tidak hanya memperhatikan didikan anak di rumah, Anda juga harus mempersiapkan didikan anak di luar rumah, yakni di sekolah. Setelah itu, hindari untuk berteriak karena ini bukanlah cara mendidik anak yang baik.

Biarkan mereka membuat kesalahan, karena pengalaman itu akan menjadi kesempatan belajar. Sebaliknya, Anda harus berdialog, mengajukan pertanyaan dan mendengarkan alasan mereka melakukan sesuatu. Sangat penting untuk mengetahui apa pedoman tersebut, yang didasarkan pada cinta dan rasa hormat. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda untuk lebih mengenali situasi, mendeteksi simpul masalah, serta mencari solusi terkait masalah anak yang susah menurut atau tidak taat ini. Komunikasikan dan minta secara perlahan agar anak bersikap patuh dan hormat. Tidak harus berupa hadiah, mainan atau sesuatu yang mewah lho, Moms.

Tips selanjutnya dalam mendidik anak yang benar adalah dengan menerapkan didikan yang baik, sesuai dengan fase pertumbuhannya. Dilansir dari berbagai sumber, pada anak usia 0-12, di sini adalah fase di mana orang tua harus menjadi orang tua seutuhnya. Anak-anak yang terbiasa menerima kekerasan dari lingkaran keluarga biasanya tumbuh menjadi pribadi yang tidak percaya diri. Kekerasan yang dilakukan kepadanya secara psikis telah menggerus harga dan kepercayaan dirinya, tepat ketika masa keemasan pengembangan diri tengah berlangsung.

Hal ini tentunya dapat menumbuhkan kepercayaan dalam diri anak. Sebaliknya komunikasi yang tidak efektif akan menciptakan perasaan tidak berharga atau tidak penting dan tidak dipahami. Anak-anak pun dapat melihat orang tua mereka sebagai sosok yang tidak dapat membantu dan dipercaya. Setiap remaja mempunyai karakteristik sifat yang berbeda-beda. Sifat remaja yang cenderung labil dan keras kepala membuat para orang tua kesulitan untuk menghadapinya. Berikut ini Jakmall.com akan membahas 10 cara menghadapi anak remaja yang keras kepala.

Cara agar anak mau mendengarkan kata orang tua

Pembelajaran yang tepat perlu disesuaikan dengan perkembangan usia dan psychological anak dengan gangguan spektrum autisme. Lingkungan pendidikan yang tidak mengikat dinilai tepat untuk anak dengan gangguan spektrum autisme. Orangtua juga akan berdiskusi dengan dokter spesialis kedokteran jiwa untuk menentukan tipe sekolah seperti apa yang cocok untuk anak dengan gangguan spektrum autisme. Guru yang terlibat pun diharapkan sudah mendapat pelatihan dan berpengalaman dalam mengajar anak dengan gangguan spektrum autisme.