Ketika Emosi Anak Meledak

Tanpa intervensi yang tepat, anak akan bertumbuh tanpa kontrol emosi dan dampaknya akan semakin parah saat anak bertumbuh menjadi remaja. Remaja adalah masa pertumbuhan dimana anak akan mengalami gejolak emosi. Jika anak tidak diajarkan untuk mengelola emosi mereka sejak dini, maka orang tua akan kesulitan untuk melakukannya seiring pertumbuhan anak menjadi dewasa. Jika orang tua selalu responsif dengan kebutuhan anak mereka, di sinilah anak juga belajar untuk mengontrol diri. Anak akan merasa tak perlu meluapkan emosi untuk hal yang ingin mereka dapatkan, sebab anak sudah percaya bahwa orang tua mereka akan memenuhinya. Namun, tidak semua anak paham, bahwa penting untuk memahami alasan dirinya menjadi marah.

Bahkan jika diperlukan, kamu juga bisa menggunakan jasa psikiater untuk membantu memberikan solusi atau pun terapi dari sisi yang lebih profesional. Maksudnya adalah agar anak dapat menyampaikan amarahnya dengan cara yang benar. Contoh menyampaikan atau melampiaskan bukan dengan tindakan melainkan perkataan. Yakni tidak boleh kata-kata kasar, dengan begini anak anak diminta mengekspresikan amarah dengan cara yang bijak.

Selain hal-hal tersebut, rasa stres juga bisa ditimbulkan dari kurang tidur. Tidur yang sehat dan nyenyak membuat kita bahagia dan tubuh lebih rileks. Jika kamu terlalu sering begadang, tubuh akan menjadi mudah lelah dan kamu akan lebih mudah tersinggung dan marah. Untungnya, seseorang dapat menangani dalam mengatur emosi yang baik, bahkan sebelum situasi yang tidak diinginkan terjadi. Dengan mempersiapkan diri, seseorang akan dapat menemukan bahwa emosi yang bermasalah harus dihilangkan sebelum mengganggu kehidupan orang tersebut.

Sikap angkuh tersebut karena anak masih melihat dunia sebatas dirinya sendiri. Ia akan sering mengatakan tidak untuk sesuatu yang tidak sesuai keinginannya. Emosi ini sebenarnya wajar, tapi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jika terus dibiarkan, rasa takut ini akan menghalangi buah hati untuk bisa beradaptasi dengan berbagai kondisi sosial ke depannya. Padahal, adaptasi itu perlu apalagi anak akan sering bertemu orang-orang di berbagai kondisi.

Ibnu Rusyd kecil sendiri adalah seorang anak yang mempunyai banyak minat dan talenta. Dia mendalami banyak ilmu, seperti kedokteran, hukum, matematika, dan filsafat. Ibnu Rusyd mendalami filsafat dari Abu Ja’far Harun dan Ibnu Baja. Namun, untuk ilmu aqliah berkembangannya tidak seperti ilmu rumpun agama, bisa dikatakan relative stabil dan netral, karena ilmu-ilmu aqliah tersebut tidak menjadi bagian kepercayaan praktis masyarakat Islam kala itu. Bisa dikatakan kedudukannya hanya sebagai penopang kemajuan peradaban dan memudahkan kegiatan praktis masyarakat Islam. Al-Hakam Ibnu Nasir (350 H/961 M) mendirikan perpustakaan yang besar di Qurthubah .

Dalam kontek penjewantahannya terus merember ke aspek dunia yang luas, persoalan keagamaan juga mencakup semua dimensi kehidupan manusia, termasuk politik. Nampaknya Islam telah memberikan prinsip dalam menjalankan agenda politik yang humanis dan Islami. Kegiatan politik dipandang oleh para kiyai dan santri di pesantren tidak lahan yang terpisah tetapi satu sama lain saling melengkapi. Politik bergunan untuk menegakkan posisi umat Islam terhadap umat lain, sekaligus memudakah agenda dakwah risalah Islamiyah di seantoro dunia. Salah satu perbaikan yang dilakukan ialah di bidang pendidikan Islam. Tokoh penomenal yang gigih dalam usahanya memperbaharui pendidikan Islam ialah Muhammad Abduh dan muridnya, Rasyid Ridha.

Di sinilah Bunda mesti peka mengetahui bagaimana perkembangan emosi anak yang tepat. Hal ini agar Bunda bisa ikut mengembangkan kecerdasan terpendamnya lewat karakter emosi yang dihadirkan anak. Mencoba berbicara lembut dan tersenyum saat marah juga dapat membantu meredakan dan mengontrol emosi. Meskipun sangat susah dilakukan, tapi berusaha berperilaku positif saat emosi sedang memuncak, dapat mencegah Anda melakukan hal-hal yang buruk. Tak ada salahnya untuk mengatakan pada anak bahwa Ibu sedang marah dan minta pengertiannya sebentar, tapi jangan sampai membentak ya, Bu.

Berilah diri Anda waktu untuk menyendiri menjauhi orang lain dan pergi ke suatu tempat. Dengan menyendiri, Anda dapat memikirkan segala sesuatunya dengan lebih jernih. Jadi duduklah dan tarik napas sejenak, lalu cari solusi untuk menyelesaikan masalah yang membuat Anda marah tersebut. Cara meredakan emosi suami adalah dengan memberi suami Moms waktu yang cukup untuk terbuka tentang yang terjadi atau mengapa dia seperti ini.

Setelah itu, kembalilah menemui anak dan jelaskan padanya kalau Ibu tadi sempat merasa marah sehingga butuh waktu untuk meredakannya. Di kala pandemi saat ini para pegawai harus bekerja dari rumah , begitu pula dengan anak-anak sekolah yang harus belajar dari rumah . Bagi Ibu yang bekerja kantoran tentu akan merasakan bagaimana harus bekerja dari rumah sambil mengawasi anak yang harus college from house sekaligus mengurus rumah. Karena pada dasarnya menjadi orang tua tak hanya menuntut anak untuk melakukan banyak hal, tetapi juga terus belajar agar bisa menjadi contoh yang baik bagi anak. Lebih baik lakukan beberapa cara yang jauh lebih sehat ini untuk menghadapinya. Ketika Si Kecil, melakukan kesalahan atau melanggar peraturan yang berlaku, biarkan dia menerima konsekuensinya.

Cara  mengkontrol emosi kepada anak

Semua itu akan sia-sia ketika kondisi si anak, juga kita, masih panas. Jadi, pertama-tama, tenangkan diri sendiri dulu, baru setelah itu tenangkan si anak. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun emosinya bisa meledak-ledak dan tidak terkontrol. Cirinya antara lain menangis sambil berteriak atau menjerit, memukul, menendang, dan berguling di lantai.